Predators_Malang
Tampilkan postingan dengan label money. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label money. Tampilkan semua postingan

7 Tips Membuat Paspor

Anda akan bepergian keluar negeri untuk pertama kali? Urusan kerja, atau mungkin berlibur akhir tahun bersama teman sekolah atau kuliah. Paspor akan menjadi hal yang paling penting untuk Anda disiapkan. Perhatikan sejumlah hal dalam membuat paspor. Paspor merupakan 'nyawa' kita dalam melakukan traveling ke luar negeri. Berikut tips yang disusun detiktravel, Senin (5/12/2011) untuk membuat paspor yang bisa menjadi langkah awal anda untuk berkeliling dunia. Berikut 7 Tips Membuat Paspor, yaitu :

1. Siapkan Dokumen Persyaratan
Jangan datang ke kantor Imigrasi terdekat dengan dokumen yang berantakan. Fotokopi dokumen penting yang harus disiapkan adalah bukti domisili yaitu KTP dan Kartu Keluarga (KK). Walaupun kita bisa membuat paspor di kantor Imigrasi mana saja tak terkait tempat domisili, bukti domisili tetap diperlukan. Dokumen lain yang dibutuhkan adalah bukti identitas diri, untuk menunjukan yang mengajukan paspor adalah orang yang bersangkutan atau yang diberi kuasa. Anda akan diminta akte kelahiran atau ijazah, surat nikah/akte perkawinan (bagi yang sudah menikah) atau surat baptis, surat keputusan ganti nama jika Anda berganti identitas, surat rekomendasi bagi pemohon yang berstatus karyawan/PNS/TNI. Jika Anda pelaut, diminta juga buku pelaut, dan crew list bagi ABK. Bawa juga paspor lama, jika Anda ingin membuat paspor baru. Paspor untuk anak, membutuhkan pula surat kuasa dari orang tua yang formulirnya tersedia di koperasi Imigrasi. Sebaiknya anda menyiapkan fotokopi dokumen-dokumen tersebut sehari sebelum membuat paspor. Tempatkan dalam map khusus sebelum nanti Anda diberi map pengganti di kantor Imigrasi. Jika Anda bingung bagaimana harus memfotokopi, fotokopi saja di kantor koperasi Imigrasi. Mereka tahu format fotokopi yang dibutuhkan. Jangan lupa juga, bawalah seluruh dokumen asli untuk diperlihatkan kepada petugas.

2. Jangan Mengajukan Permohonan Secara Mendadak
Jika Anda akan berangkat bulan depan, jangan mengajukan permohonan paspor menjelang waktu keberangkatan. Anda tentu tidak mau rencana keluar negeri batal gara-gara ada masalah dalam proses pembuatan paspor. Siapkan paspor paling lambat sebulan sebelum keberangkatan.

3. Datanglah Pagi Hari dan Berpakaian Rapi
Ingat, tidak hanya Anda yang ingin berpergian keluar negeri. Begitu banyak orang yang mempunyai impian yang sama. Lebih baik Anda datang pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB, walaupun kantor Imigrasi baru buka pukul 08.00 WIB. Hal ini dapat mempermudah Anda untuk mendapat nomor antrean paling awal. Dengan berpakaian rapi, Anda akan lebih dihormati oleh petugas imigrasi.

4. Siapkan Alat Tulis dan Materai
Siapkanlah alat tulis dan juga materai jika sewaktu-waktu dibutukan. Materai dibutuhkan jika Anda membuat surat kuasa untuk paspor anak, atau paspor untuk orang lain.

5. Berikan Data Anda Secara Sah dan Benar
Kasus Gayus Tambunan bukan contoh yang baik untuk Anda dalam pembuatan paspor. Identitas palsu dalam pembuatan paspor, bisa berimplikasi pidana. Jujurlah dalam memberikan data untuk paspor dengan dokumen yang sah dan benar. Jika ada data yang harus diubah, misal anda pindah rumah, berikan alamat rumah yang terbaru. Hal ini akan berpengaruh bagi paspor Anda dalam jangka panjang, sehingga tidak repot untuk gonta-ganti data di paspor.

6. Hindari Calo
Hari begini masih pakai calo! Dengan memakai jasa calo anda sama membohongi diri anda sendiri. Anda akan dikenakan biaya yang lebih mahal serta rasa was-was apakah paspor anda asli atau palsu, karena kita tidak tahu bagaimana proses calo tersebut dalam membuat paspor. Biaya membuat paspor tidaklah seberapa, hanya Rp 200.000 untuk buku paspor 48 halaman. Proses pembuatan paspor pun tidak lama hanya sekitar 7 hari kerja.

7. Manfaatkan Layanan Online www.imigrasi.go.id
Kunjungi situs tersebut untuk menambah pengetahuan dan memberikan kemudahan bagi anda untuk membuat paspor. Situs resmi imigrasi memberikan aneka informasi soal paspor, visa dan izin tinggal. Dalam proses pembuatan paspor kita harus bersabar. Sabar dalam hal menunggu antrean, proses pembuatan, hingga menunggu panggilan pengambilan paspor. Filsuf Cina, Lao Tzu, pernah berkata, "Perjalanan 1.000 mil selalu diawali dengan satu langkah". Jadikan langkah awal itu dengan Anda membuat paspor dengan benar.

7 Tips Investasi Aman untuk Pemula

Ada beragam cara mencari penghasilan tambahan selain dari gaji rutin. Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk kerja sampingan, lebih baik mulai berpikir untuk mencari investasi. Investasi bisa dilakukan di berbagai instrumen, mulai dari obligasi, saham, emas, dan lain-lain. Carilah investasi yang kira-kira memberikan yield (imbal hasil) lebih tinggi dari tingkat inflasi tahunan. Jangan sampai uang lebih Anda hanya disimpan di bank karena makin lama akan semakin habis tergerus inflasi. Bagi Anda yang belum pernah berinvestasi, mungkin akan punya banyak kekhawatiran. Untuk itu, kami hadirkan tujuh tips berinvestasi untuk pemula, seperti yang dikutip detikfinance dari beginnerinvest. Berikut 7 Tips Investasi Aman untuk Pemula, yaitu :

1. Berinvestasi Pada Saat yang Tepat
Kunci pertama dalam sukses berinvestasi adalah mengetahui terlebih dahulu bahwa seperti kehidupan, ekonomi juga berjalan dengan siklusnya tersendiri. Mirip seperti musim yang berjalan hampir saham setiap tahun, begitu juga halnya dalam berinvestasi. Jika Anda masuk pada saat yang tepat dalam siklus tersebut, maka uang yang dihasilkan akan lebih banyak. Salah satu cara melihat siklus ini masih dalam tahap awal atau sudah puncaknya, atau bahkan sudah menurun akan dibahas di poin terakhir.

2. Tentukan Siklus yang Cocok dengan Anda
Kunci kedua dalam berinvestasi adalah mengetahui siklus yang sedang berlangsung. Sebagai contoh siklus finansial di Amerika Serikat yang sudah pernah berjaya awal tahun 80 sampai akhir 90-an sudah berakhir, kini mereka masuk ke siklus komoditas, seperti baja, minyak mentah, sawit dan sebagainya.

3. Amati Tiap Siklus, Pilih yang Terbaik
Kunci ketiga dalam sukses berinvestasi adalah ketika memperhatikan siklus setiap instrumen investasi, anda bisa memilih siklus mana yang siap menanjak. Sebagai contoh, jika di AS sekarang ini sedang masuk di siklus komoditas, baja sempat menjadi yang paling seksi. Sekarang baja sudah mulai turun dan siap digantikan emas. Jika anda mencermati siklus ini dengan baik, maka sudah saatnya anda masuk untuk membeli emas dengan segera.

4. Cari Instrumen Investasi yang Anda Kuasai
Kunci keempat dalam sukses berinvestasi adalah memilih instrumen investasi yang anda kuasai, lebih bagus lagi yang anda sukai. Ada beberapa pilihan jika anda akan memulai investasi dengan modal kurang dari Rp 10 juta.

- Reksa Dana, yaitu wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.

- Beli saham di pasar modal. Dengan terjun langsung ke pasar modal anda bisa memiliki saham di perusahaan-perusahaan yang anda inginkan, tinggal menunjuk broker yang profesional maka anda bisa langsung mulai. Biaya (fee) untuk broker pun tidak terlalu tinggi dan anda bisa dengan mudah melakukan diversifikasi untuk mengurangi risiko.

- Logam Mulia. Dengan membeli logam mulai, contohnya emas, anda tidak perlu tertalu repot mengurusinya. Tinggal didiamkan saja maka harganya akan naik. Tapi, di tengah krisis seperti sekarang ini harganya berfluktuatif dengan cepat. Kalau anda pintar, anda bisa beli di saat murah dan jual di saat tinggi.

5. Investasi Harus Ditahan untuk Jangka Panjang
Kunci kelima dalam sukses berinvestasi adalah harus ditahan untuk jangka waktu yang cukup panjang. Hal ini dilakukan untuk menepis volatilitas dan risiko kerugian. Kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor adalah selalu terlalu siap melindungi portofolionya, sehingga sering panik ketika pasar jatuh dan melepas seluruh investasinya. Padahal, sebaiknya investor harus yakin kalau tren melemah itu hanya bagian dari siklus yang nantinya akan kembali menguat, kecuali memang siklus instrumen investasi tersebut sudah mendekati puncaknya.

6. Evaluasi Setiap Tren Investasi
Kunci keenam dalam sukses berinvestasi adalah menjadi investor yang bertolak belakang, tetapi tidak melawan pasar. Contohnya, saat semua orang melakukan aksi beli, anda harus jadi penjual. Begitu juga sebaliknya, saat semua orang menjual, anda harus jadi pembeli. Seperti kata Warren Buffett, "anda harus rakus saat orang lain ketakutan, dan ketakutan saat orang lain rakus."

7. Ketahui Puncak dari Siklus Investasi Sebelum Jatuh
Sebuah investasi akan mencapai puncaknya sebelum akhirnya masuk ke tren menurun. Memang puncaknya tidak bisa dilihat oleh mata telanjang, tapi ada beberapa ciri yang bisa anda perhatikan:

- Imbal hasil yang anda dapatkan tiba-tiba mengebut, lebih tinggi dari yang biasanya anda dapatkan dalam jangka waktu setahun. Sebentar lagi siklus investasi ini akan mencapai puncaknya.
- Jika semua yang anda kenal, teman-teman, saudara dan tetangga membicarakan soal keuntungan hasil investasi yang didapat di instrumen yang sama dengan anda. Ciri-ciri mendekati puncaknya.
- Jika banyak orang mulai berhenti kerja dan mengandalkan hidup hanya dengan berdagang saham di bursa lewat online trading, atau menjadi broker properti. Contoh seperti ini menunjukkan kedua instrumen investasi itu sudah mencapai siklus puncaknya, sudah saatnya anda mencari instrumen investasi baru dengan siklus yang masih muda.

Artikel Terkait

ninja baloon

 
Predator_Malang
[ PREDATOR ] [ MALANG ]